Singapore (1)

Ini adalah liburan kedua berdua dengan suaku. Kali ini pilihan nya ke Singapore. Setelah browsing dan mendapatkan tiket termurah (menurut kami), mulai lah kami mempersiapkan segalanya, cari hotel, ngumpulin dollar sing (karena masih ada waktu kami membeli SGD tidak sekaligus). Hotel siap, tabungan dollar pun kami rasa cukup, tinggal menunggu hari keberangkatan.

pada hari H, kami bangun pagi-pagi untuk menuju banda Soe-Ta. Kami lupa kalau hari keberangkatan kami adalah hari libur, sehingga jalanan menuju jakarta cenderung lancar, alhasil kami kepagian sampai di airport. Tapi gpp, dari pada keburu-buru.

Kami sempatkan makan dulu, setelah itu kami masuk untuk check in. setelah urusan fiskal selesai,  kami menuju counter imigrasi. Pada saat pemeriksaan imigrasi, suami ku lolos pemeriksaan, pada saat saya menyerahkan paspor, petugas imigrasi mengatakan kalau pemeriksaan paspor saya harus di counter lain karena nama saya banyak yang terdaftar di daftar cekal, halah…..!

Untungnya, urusan nama ini tidak menjadi panjang, setelah pengecekan selesai dan petugas membubuhkan stempel, baru saya merasa lega….

setelah menunggu sekian lama, akhirnya waktu boarding pun tiba dan tak lama kemudian pesawat lion air pun terbang meninggalkan tanah air untuk sesaat dan liburan pun dimulai…. yihaaaa…

Setelah terbang sekitar 1.5 jam, kamipun tiba di terminal-1 changi airport. Masuk terminal, petugas imigrasi segera memeriksa. pemeriksaan begitu ketat, membuat saya terkaget-kaget, setelah selesai kami segera mencari counter imigrasi. selesai proses imigrasi, kami kembali dibuat senewen untuk mencari counter bagasi, untungnya bandara changi sangat sangat informatif, segala nya sangat terorganisir, dengan hanya melihat petunjuk2, kami bisa segera tahu di belt mana, bagasi kami berada.

Beres urusan dibandara, kami segera mencari transportasi menuju hotel disekitar orchard.

Bingung juga nih, bandara segede gini, dari mana kami harus memulai. Pilihan memang banyak, bisa naik taxi (ongkosnya sekitar +/- SGD 30), naik bus atau memakai MRT. setelah memutuskan memakai MRT saja, saya dan suami segera naik ke lantai atas untuk berpindah terminal (2). Di Bandara di sediakan semacam kereta/monorail antar terminal untuk berpindah antara terminal satu dengan yang lainnya dan gratisss.

Diterminal 2 kami terkaget kaget lagi karena menurut suami saya yg sudah beberapa kali ke singapura, sudah banyak sekali perubahan sehinga dia pun agak bingung juga. Di jalan menuju stasiun MRT kami berpapasan dengan beberapa orang indonesia tapi mereka sangat cuek bebek, tidak mau menunjukan arah ke stat.MRT…arghhhh…

setelah mencoba, membaca, bertanya dll, kami pun bisa duduk dengan nyaman di dalam MRT. dan kemudian kami pun sampai di somerset stat yg sudah berada di kawasan orchard. karena hujan dari situ kami mencoba naik taxi ke supreme hotel walaupun jaraknya dekat.

Tiba di hotel kami segera menaruh barang dan keluar lagi untuk memulai jalan-2 kami…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s