Padang – Bukittinggi (4)

20 nov

Bangun pagi, suamiku sedikit flu. Aku sangat khawatir sekali. Mana enak liburan kalau ada yg sakit. Setelah gosok gigi dan mencuci muka, kami segera makan pagi. Selesai makan pagi, sesuai rencana kami segera menyusuri pasar ateh. Untuk menghemat waktu, toko yang sudah buka kami datangi. Lumayan ada waktu sampai jam 10.00. Hasilnya beberapa oleh-2 langsung kami beli. Sisanya akan di beli setelah pulang dari pesta nikahnya annisa.

Saat kami sedang mandi, ternyata saudara-2 sudah menunggu kami di lobby untuk berangkat bersama-2. Hadooohh,,,, padahal kami sudah mau santai-2 berdua. Tapi ya sudahlah…

Jam 10.00 kami berangkat menuju paya kumbuh. Pesta belum mulai. Saat ngobrol kami beritahukan bahwa kami tidak bisa lama-2, karena masih ada beberapa keperluan. Jadi jam 12.00 setelah selesai member selamat dan makan, kami segera undur diri. Eh, ternyata kami belum bisa lepas begitu saja, rombongan saudara ternyata ada yg mau ikut pulang pula bersama kami… gimana bisa menolak kalau sdh spt ini..???

Ya sudah lah…

Setelah sampai di rumah bukit api, saya dan suami segera berganti pakaian untuk kembali ke pasar ateh. Kebetulan kami juga sdh tidak punya hotel lagi untuk menginap nanti malam, jadi semua barang-2 kami ada di mobil. Akhirnya beramai-2 lah kita menuju pasar ateh. Tapi kali ini kami tidak mau membuang waktu lagi, begitu tiba di pasar ateh, kami semua berpencar sesuai tujuan masing. Kemana tujuan pertama kita..?? Ke pojokan belakang pasar ateh, dimana ada nasi kapau uni lis yg terkenal. Langsung saja kami pesan nasi kapau. Rasanya? Baru pada suapan pertama saja, sudah nendang rasanya….

Setelah perut kenyang, kami langsung mencari oleh-2. Untung segera dapat, kain songket ungu, baju koko untuk 3 anak laki-2 kami, dll.  Keripik sanjai sudah pasti lah…

 

Memang harusnya ketemu lagi…lagi enak-2nya menunggu pesanan keripik sanjai, eh rombongan datang dan langsung ikutan order keripik sanjai ditempat yg sama…jadilah 2 jam lagi disana menunggu semua selesai.

 

Beres urusan pasar ateh, kami segera mengantar sebagian rombongan ke rumah bukit tinggi dan sekaligus berpamitan, karena kami hrs segera mencari hotel untuk nanti malam.

Bebas dari rombongan, kami mencoba mencari hotel lain. Karena ini hari sabtu alias week end, tidaklah mudah mencari hotel. Semua sudah penuh, kalaupun ada harga nya mahal dengan fasilitas yg tidak memadai. Akhirnya kami memutuskan untuk bermalam di padang saja. Mumpung masih belum terlalu malam, maka kami segera meluncur menuju padang.

Ditengah perjalanan saat akan mengisi bahan bakar, kami melihat antrian di beberapa pompa bensin. Setelah ditanyakan ternyata ada kekosongan bahan bakar di sejumlah SPBU sepanjang bukit tinggi padang dikarenakan terlambatnya kapal yg membawa bahan bakar. Waduh, gimana nih, sepertinya kami harus segera mengisi bahan bakar karena tidak akan mencukupi untuk bisa sampai ke padang. Setelah berkeliling di sekitar padang panjang, akhirnya kami mendapatkan juga bahan bakar. Leganya,,,,

 

Tiba di padang sekitar jam 21.00. Badan rasanya cape dan ngantuk, apalagi suami yg dlm keadaan sakit harus bawa kendaraan lagi. Setelah berkeliling akhirnya kami mendapatkan hotel di jalan veteran no 26, namanya The Sriwijaya Hotel. Lumayan lah, buat tidur semalam, harganya pun ga terlalu mahal, 325rb/mlm inc. standard BF.

Setelah itu kita makan seafood di pinggir pantai. Kali ini kami makan selekas mungkin karena badan sudah sangat lelah.

 

 

 

 

 

 

21 nov

Bangun pagi agak segeran, dan untungnya kami sudah di padang, jadi bisa santai sambil menunggu waktu pulang. Selesai sarapan, kami segera packing. Beres check  out, masih ada waktu untuk keliling kota padang. Tidak lupa ke pusat oleh-2 yg terkenal di padang yaitu Christine hakim di jalan nipah, dekat jembatan siti nurbaya. Saya beli keripik sanjai lagi, bika ambon, dendeng kering, dll. Kelebihannya, mereka bisa packing semua belanjaan kita dengan sangat rapi, jadi kita tinggal menenteng saja, tidak repot. Masih ada waktu, suamiku mengajak untuk mencari makam keluarga, yg tempatnya agak lupa-2 ingat. Setelah Tanya-2, alhamdullilah ketemu, senengnya suamiku.

Selesai semuanya, kita segera ke tempat pak edi, untuk mengembalikan mobil. Disana kita disuguhi makan siang, menunya rending, ikan balado dan sayur khas padang. Cocok banget untuk perut yg sedang lapar… terima kasih bapak dan ibu edi…..

 

Jam 12.00 kami segera menuju bandara minangkabau. Pesawat lion menuju Jakarta akan berangkat jam 13.40. Pas-2an banget waktunya, tp tidak terlambat.

Tiba di soekarno hatta sekitar jam 16.00, langsung pesan tiket bus menuju bandung. Rasa kangen sama keluarga sudah tidak tertahan. Jam 19.00, sampailah kami di bandung, dijemput 3 jagoan, rasanya segala lelah hilang.

Semoga suatu saat kami bisa kembali ke kampong halaman kami, bersama seluruh anggota keluarga tercinta….

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s