Bangkok – Pattaya – catucak (3)

Day-3

Hari ini rencana kami adalah mengunjungi pattaya.  Pattaya berada di tenggara Bangkok, sekitar 170km dan dapat di tempuh dengan bus selama 2 jam. Pattaya  merupakan kawasan pantai. Asalnya kami mau ikut one day tour, karena pattaya cukup jauh dari Bangkok. tapi akhirnya kami memutuskan untuk pergi sendiri aja.

Berbekal peta, pagi hari setelah sarapan kami memulai perjalanan hari ketiga ini. Kami akan ke pattaya memakai bus yg berada di terminal ekamai. Jadi dari khaosan kami naik taxi sampai ke BTS siam (THB80). Dari Siam kami menuju Ekamai (THB30/org). Terminal bus berada di sebrang stasiun BTS. Sekali lagi, petunjuknya sangat jelas, jadi jgn khawatir kesasar. Tiba di terminal ekamai, kami segera membeli tiket untuk tujuan pattaya seharga THB113/org untuk keberangkatan jam 11.00.

Perjalanan menuju pattaya agak membosankan karena melalui jalan tol seperti tol cikampek, dimana kiri kanan nya adalah kawasan industri. Kami berdua pun terkantuk-2 di dalam bus yang cukup nyaman.  Jam 13.00 kami tiba di terminal north road terminal. Begitu turun dari bus, ada beberapa pemuda yg menyapa ramah pada kami, menanyakan tujuan kami di pattaya atau menawarkan jasa hotel di sekitar pantai pattaya. Saat itu kami tahu kalau di pattaya beach sore nanti akan di adakan festival music, jadi dipastikan jalanan sekitar pantai akan macet. Tujuan kami ke pattaya adalah Hardrock hotel yang berada di kawasan central, jadi kami harus naik songtaew, mobil pick up yg dimodifikasi sehingga bisa membawa penumpang di belakangnya. Assik juga lho… sepanjang perjalanan menuju central beach kita bisa melihat kota pattaya. Ongkosnya THB20. Kami diturunkan di ujung jalan menuju pantai. Terus terang kami tidak punya pegangan peta pattaya, jadi begitu diturunkan kami agak bingung juga menentukan arah. Tapi namanya juga jalan-2, tanpa peta kami memakai insting saja untuk menentukan arah. Cuaca di pattaya saat itu cukup cerah cenderung panas, membuat kami cepat lelah, akhirnya kami mengalah untuk mencari toko buku dan membeli peta. Harganya cukup mahal, THB120, padahal biasanya peta banyak disediakan gratis di tempat-2 tertentu. Setelah membuka peta, ternyata kami sudah berada di tepat di central beach, dan hard rock hotel hanya selemparan batu dari tempat kami berdiri, huhhh… tau gitu ga beli peta deh…

Di hard rock, kita hanya berfoto-2 sebentar karena saat itu hotel penuh dengan orang-2 yang akan meramaikan festival music, jadi kami tdk bisa berlama-2 disana. Keluar dari hotel, kami jalan-2 menyusuri pantai yang juga sangat ramai. Jadi ga tenang deh jalan-2nya, karena suasana sangat padat dan ramai. Dan lagi saya kurang suka dengan suasana pattaya yang banyak di penuhi turis-2 bule setengah baya atau tua menggandeng cewek muda Thailand yang berdandan cukup menor…

Akhirnya kami hanya makan di pinggir pantai dan segera memutuskan segera kembali ke Bangkok. Sambil berjalan pulang, ternyata kami menemukan mall yg memang saya cari yaitu central festival. Mall nya langsung menghadap ke pantai, bagus. Jalan-2 sebentar di mall sambil mendinginkan badan setelah itu kami memakai ojek menuju terminal pattaya. Karena ga ada lagi mobil angkot seperti tadi yg mau membawa kami ke terminal, dikarena jalanan yang sudah macet. Jam 16.00 kami meninggalkan pattaya menuju ekamai. Ternyata di Bangkok kami mengalami kemacetan juga. Jam 19.00 kami baru sampai terminal ekamai, dilanjutkan naik BTS menuju siam. Di Siam seperti biasa kami jalan-2 dulu, beli pernak-pernik untuk oleh-2.  Setelah itu kami kembali ke hotel. Istirahat…

Day-4

Inilah hari belanja. Rencana hari ini hanya lah ke catucak week end market. Setelah sarapan dan bawa bekal juga, berangkatlah kami ke hua lampong. Hua lampong adalah stasiun kereta api yg terhubung dengan MRT menuju ke  catucak. Bangunan stasiun hua lampong sudah cukup tua tetapi masih terawat dan suasananya pun sangat teratur. Tidak ada satupun calo-2 tiket seperti di tanah air. Dan seperti biasa di stasiun pun terpampang foto raja. Sungguh rakyat yang sangat mencintai raja nya.

Kami turun menuju stasiun MRT, tiket menuju catucak sebesar THB40/org, cukup mahal karena catucak adalah stasiun terakhir.  Perjalanan cukup lama, sekitar 30 menit, kami turun di stat MRT catucak park. Satu lagi, Bangkok punya taman umum yg bersih seperti catucak park ini. Saya melihat ada keluarga yg membawa anak-2nya untuk bermain di taman yg luas dan bersih ini. Langsung saya teringat raza, pasti dia akan senang berlari-2 di taman seluas ini tanpa takut jatuh. Ehmmm….

Catucak week end market adalah pasar yg sangat luas. Terdiri dari ribuan kios-2 yang menjual segala macam barang dan makanan. Dijamin gempor lah kalau mau mengelilingi semua sudut catucak. Tapi, assik, banyak barang-2 yg lucu yg ga ada di mall gitu deh.. tapi ya itu tadi harus mau blusukan. Kami sengaja datang pagi-2, biar belum terlalu ramai. Tapi tetep aja sampai siang pun kami belum beranjak dari sana. Hasil dari catucak adalah gembolan-2 tas plastik isinya macem-2, dari kaos-2 thailand, pasmina sutra-2an (he..he..) makanan kering sampai cabe bubuk yg super pedes khas Thailand.

Jam 14.00 kami keluar dari keramaian pasar catucak. Kembali naik MRT menuju siam, cari MBK buat titipin barang, dan keliling lagi. Kali ini kami mencari hard rock café. Sayang, udh susah-2 dicari, café nya sedang renovasi… halah…

Kecapean jalan-2 kami beli minuman kesukaan kami, thai tea sambil beli gorengan udang di pinggir jalan. Sambil makan kami melihat anak-2 muda Bangkok yg berseliweran di sekitar mall. Baru sadar ternyata ini malam minggu, pantesan semua mall penuh.

Di MBK kami kembali beli kaos, karena setelah di hitung-2 ada yg kelupaan belum dibelikan. Setelah itu pakai taxi kami kembali ke hotel. Habis mandi, kami tertarik untuk mencoba thai massage yang banyak di tawarkan di depan hotel.  Harganya THB100 untuk pijat kaki sekitar 30 menit. Enakkkk….

 

 

 

 

Day-5

Ini hari terakhir kami di Bangkok. Belum ada rencana kemana-2. Sebenernya sih saya masih kepengen jalan-2 liat wat-wat yg lain di sekitar khaosan, tapi rupanya suamiku kurang berminat, selain bosen ditipu sopir tuk-2, ternyata suami ku memilih untuk ke catucak lagi….

Ya sudah, setelah hitung-2 waktu kami segera ke catucak, kali ini kami lebih blusukan lagi. Hasilnya kami dapat kaos-2 unik untuk anak-2 di rumah. Sebelumnya kami juga sempat ke pasar dulu, selain sarapan kami mencari udang kering untuk dibawa pulang. Udangnya besar-2 dan harganya juga cukup murah. Di pasar, saya masuk ke minimarket, rencana mau beli thai tea, ternyata lagi banyak promo sabun-2 yg kalau di bandung harganya bisa mencapai 80rb an. Alhasil, koper cadangan pun kembali mengembung. Duhh mudah-2an ga overweight.

Jam 13.00 kami udah siap untuk ke bandara. Sebelumnya kami sempatkan makan siang di khaosan. Oh ya, selama kami di Bangkok, kami tidak pernah melihat suasana khaosan di siang hari. Selama ini kami selalu tiba di khaosan sekitar jam 20.00. ternyata siang-2 di khaosan sama ramainya dengan malam hari. Kali ini kami pakai mobil travel menuju bandara, harganya cukup murah dibanding kalau pakai taxi THB240/2org. Mobilnya berupa van, jadi bukan hanya kami, tetapi bareng dengan penumpang lain.

Jam 16.00 kami tiba di bandara. Gilee bener, counter check in nya berjejer,,,banyak sekali. Untung waktu kita masih banyak, jadi ga kesusu. Malahan kita bisa bersih-2 muka dan badan dulu sebelum check in.

 

 

 

 

Karena counter check in penerbangan AA tujuan Jakarta belum dibuka, maka kami antri di loket AA yg bisa melayani seluruh rute penerbangan. Kebayang kan antrinya seperti apa. Selesai antri waktu sudah jam 18.00. Pemeriksaan paspor dan imigrasi cukup ketat. Bila pergi bersama-2 pastikan tidak ada anggota yg keluar jalur antrian, dijamin akan disuruh antri di belakang lagi. Selesai pemeriksaan imigrasi, kami menuju gate yang cukup jauh. Kami beruntung karena masih ada waktu, sambil menuju ke gate kami bisa melihat-2 duty free, melihat-2 kemegahan bandara.

Jam 20.40 pesawat kami  terbang menuju Jakarta. Tiba di Jakarta jam 00.15. Yang lama antri imigrasinya. Sekitar jam jam 01.00 pagi baru selesai proses imigrasi dan bagasi. Untung kami di jemput oleh 2 putra kami, jadi ga susah lagi mencari transportasi menuju bandung. Sudah bukan rahasia lagi, mencari transportasi di bandara soekarno hatta apalagi bila tiba lepas tengah malam, akan sangat susah.

Selesai sudah liburan kami berdua ke bangkok.  Next destination >> hongkong macau Shenzhen…

4 thoughts on “Bangkok – Pattaya – catucak (3)

  1. wah…seru sekali perjalanan nya…
    kebetulan bulan depan saya mau ke bangkok juga..
    bisa rekomendasiin oleh oleh yang murmer khas thailand gak mbak?
    trus, di chatuchak itu apakah harga barang nya lebih murah?
    ato memang harus nawar dulu?
    trimaksih….

    • hi occa, tks ya buat comment nya.
      oleh-2 khas thailand banyak banget. misalnya makanan an : ada manisan asam yg dibuat permen, manisan mangga, duren. rasanya beda dgn yg di indo. ada thai tea, atau ikan-2 yg dikeringkan. lebih kering. selain makanan mungkin sutra, bisa berupa pashmina, tempat tissue, tas, dll. untuk harga, di catucak mmg harus di tawar, tapi kadang-2 mereka sudah kasih best price, mis 5bh pashimna, 450baht.
      selain itu ada macam-2 aromatherapy, sabun, scrub dll. murah-2 juga.
      kalau di catucak itu segala ada. yg penting harus tahan panas, mau blusukan, kuat jalan. pasti deh nemu barang-2 lucu… slmt jalan-2 ya

  2. Alhamdulillah, akhirnya aq dapat info untuk menuju Sta Bus Ekkamai dari kawasan Khaosan.
    Aq dan delapan teman lainnya akan ke Bangkok dan Pattaya tgl.8-11 Maret ini.
    Sepertinya rute perjalanannya sama deh, perbedaannya kami menginap 1 malam di Pattaya dan sekembalinya ke Bangkok kami menginap di daerah Sukumvit.
    Mohon infonya lagi, di daerah khaosan, Pattaya, Catucak dll sulit ngga cari makanan “Halal” mbak?

    Ditunggu infonya ya Mbak…….

    Please…..

    • Dear Echie,

      Untuk makanan halal, memang kita harus sedikit hati-2 dan rajin bertanya sama penjualnya. walaupun kadang penjual makanan yang di pinggir jalan (bukan di restoran ya,,,) tdk bisa berbahasa inggris. kalau ragu, lebih baik mencari makanan lain saja.
      di ujung jalan khaosan kalau malam hari biasanya banyak penjual makanan (street food). ada satu kios kecil diujung jalan khaosan, menjual semacam nasi rames gitu, penjualnya orang melayu. jadi bisa di pastikan itu halal. selain itu mereka menjual juga makanan semacam mie bakso. harganya murah deh. hampir tiap malam kami makan disitu. selain jajan thai pad juga. kalau pagi harinya, di dekat khaosan juga ada semacam pasar. disitu banyak dijual macam-2 makanan. banyak makanan halal disitu.

      di pattaya, kami tidak banyak mencoba makanan karena waktu kami di pattaya tdk lama. hanya sempat makan mie goreng yang di jual di pinggir pantai.

      Di catucak, mirip di khaosan banyak juga yang jual makanan. favorit saya adalah semacam gorengan udang.
      jadi jangan khawatir deh.. kalau masih ragu juga, bisa makan di mall. tapi ini kurang assikk… hehe…
      slmt jalan-2 yaaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s