Cerita lebaran 2012…. (sayang bila terbuang….)

Memasuki bulan agustus 2012, suasana liburan semakin terasa. Selain kesibukan bekerja dan memikirkan menu untuk buka puasa, merencanakan libur lebaran pun tak kalah seru nya. Untuk mereka yang punya sanak family di kampong, mudik mungkin hal yang biasa. Tapi bagi kami, yang anggota keluarga nya tidak banyak, acara mudik sama dengan liburan. Setelah tahun kemarin overland jawa bali selama 10 hari, liburan lebaran kali ini tidak akan seheboh tahun kemarin yang penting tetep berlibur. Pilihan kali ini ga jauh-jauh, seputaran jawa tengah saja. Rutenya lewat pantura, semarang, solo, dan yogya. Untuk hotel walaupun dipesan 1 bulan sebelum lebaran tetap saja tidak murah. Peserta nya tetep berempat, ludfi , sang suami tercinta 😀, saya, raza dan pengasuh raza.

Day-1

Perjalanan dimulai tanggal 16 agustus jam 10 malam. Ini  merupakan malam puncak arus mudik. Antrian kendaraan yang akan memasuki tol cileunyi sudah panjang. Begitu keluar tol, kendaraan semakin banyak, untung pak polisi yang bertugas, mengatur kendaraan dengan sangat baik, sehingga antrian kendaraan dapat berjalan dengan teratur.  Jam 07 pagi, kami sudah memasuki kota semarang, terlihat di beberapa tempat orang-orang sedang bersiap untuk mengikuti upacara bendera. Ya, hari ini memang bertepatan dengan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia. Kami segera mencari sarapan. Kebetulan hari ini kami tidak berpuasa, dikarenakan perjalanan jauh dan saya juga sedang flu. Toko-toko disekitar pandanaran belum semua nya buka, jadi kami beli lumpia ditoko yang kebetulan sudah buka saja. Kami tidak mencari lumpia ke gg Lombok langsung, karena kami tidak lama di semarang, hanya lewat hanya. Kami akan meneruskan perjalanan ke solo, lewat ambarawa. Takut keburu macet, selesai sarapan kami langsung menuju solo. Dan memang di beberapa titik terjadi kemacetan, terutama ketika  melewati pasar tumpah. Baru sekitar jam 10.00an kami tiba di solo. Karena masih pagi, takutnya belum bisa check in, kami sempatkan dulu untuk makan gudeg solo.

Jam 11.00 kami sudah bisa check in. kali ini kami dapat hotel di the sunan di jalan a.yani no 40 solo. Lumayan murah untuk ukran hotel berbintang. Mungkin karena letaknya agak jauh dari pusat keramaian. Kami akan menginap 2 malam di solo. Setelah mendapat kunci kamar, kami segera beres-2 dan istirahat, terutama untuk sang “sopir”. Enak juga sih siang-2 bisa istirahat dulu, secara udara kota solo amat sangat panas, apalagi kalau ditambah berpuasa. Menjelang sore, baru kami keluar hotel untuk makan malam. Pilihan kami adalah makan di galabo. Galabo adalah singakatan dari gladak langen bogan. Terletak di dekat tugu slamet riyadi. Bila malam, jalan ini ditutup untuk umum dan digantikan dengan warung-warung yang menyediakan makanan khas solo. Lumayan sih daripada keliling-2 ga jelas. Pilihan untuk kali ini, timlo solo, sate buntel, dan tidak ketinggalan es the manis khas jawa…

Selesai makan, kami keliling solo malam hari. Ujung-2nya ke mal juga. Ada salah satu mal baru di solo, namanya solo paragon. Mal nya cukup besar. Kali ini kami ke carefour nya. Cari minuman dan makanan ringan untuk cemilan di hotel. Sambil lihat-lihat batik tentunya. Tapi belum beli, karena besok rencananya akan hunting ke klewer dan laweyan. Selesai di mall kami kembali ke hotel. Mengistirahatkan seluruh badan yang pegal-pegal

 

@sunan hotel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s