UMRAH 2013

Alhamdullilah di awal tahun ini, niat kami (saya dan ludfi, suami saya) untuk melaksanakan umrah bisa terlaksana.

Berawal dari mencari info tentang haji, ternyata kami harus menunggu antrian selama 4 tahun (paling cepat) untuk bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Akhirnya kami memilih untuk berangkat umrah terlebih dahulu, mudah-2an di tahun-2 mendatang kami masih diberi kesempatan umur dan rizki untuk bisa menunaikan ibadah haji… aamiin.

Kami merencanakan berangkat di awal februari menggunakan Amwa travel . sengaja kami memilih umrah di awal tahun, selain harga yang relatif belum terlalu mahal dan juga kondisi di tanah suci masih belum terlalu panas. Sebelum berangkat, peserta rombongan diberikan manasik satu kali. Selain untuk saling kenal dengan sesama peserta, juga kami dibekali pengetahuan tentang umrah, doa-2 yang dianjurkan dan lainnya.

BDG-JKT-DUBAI-MEDINAH

Tanggal 05 feb 2013, jam 10.00 pagi kami berkumpul di kantor amwa, di jl. Citarum untuk bersama-sama berangkat ke bandara soeta. Rombongan kami hanya terdiri dari satu bis dengan peserta sebanyak 44 orang plus satu orang pembimbing. Sebelum berangkat, kami semua membaca doa yang sudah diajarkan saat manasik. Perasaan tidak percaya akan melaksanakan umrah masih ada dalam pikiran saya. Rasanya masih seperti mimpi.

Kami tiba di bandara sekitar jam 14.00, setelah makan siang dan pembagian pasport + boarding pass, kami antri di imigrasi. Kami akan terbang menuju madinah dengan menggunakan emirates airlines , pukul 17.45. tetapi pesawat terlambat hampir 2 jam, karena ada penumpang lain yang bermasalah di imigrasi. Jadi kami berangkat hampir jam 20.00. perjalananan JKT-DUBAI akan ditempuh selama 8 jam. Plus transit di dubai selama 1.5 jam sebelum menuju madinah.sedangkan DUBAI-MEDINAH ditempuh kurang lebih sekitar 2 jam. Total waktu yang akan kami tempuh adalah 12 jam. Ini adalah penerbangan terlama yang pernah saya alami.

Benda-20130205-01449

 

Batu Ceper-20130205-01450

 

Terbiasa dengan penerbangan low cost carrier, Kami yang baru pertama kali mengunakan emirates, sangat terkagum-kagum dengan fasilitas yang diberikan emirates. Terutama fasilitas hiburan nya, sangat mewah menurut ukuran kami. Terbayang kan terbang 8 jam tanpa fasilitas hiburan, pasti akan sangat membosankan…

Emirates mempunyai fasilitas hiburan di tiap kursinya. Baik untuk kelas bisnis maupun kelas ekonomi . Sistem hiburan nya dinamakan ICE (Information, Communication and Entertaiment). Dengan layar sentuh, kami bisa memilih hiburan yang kami inginkan. Film, music, dan games dengan banyak pilihan menarik, tersedia untuk dinikmati. Di bagian information, selain bisa melihat simulasi jarak yang akan kita tempuh, juga ada kamera dimana kita bisa melihat posisi pesawat kita ketika hendak take off, dll. pokoknya canggih deh… seperti yang orang-2 bilang, emirates ini sepertinya penerbangan yang sudah tidak butuh uang lagi hehe….

Batu Ceper-20130205-01452Batu Ceper-20130205-01454Batu Ceper-20130205-01455

 

 

 

 

Makanan yang di berikan juga sama mewahnya dan seperti tidak berhenti-2 dihidangkan. Sebelumnya, para penumpang dibagikan dulu kartu menu, seperti ini :

Banjaran-20130228-01606

 

Banjaran-20130228-01607

Isinya daftar menu yang akan diberikan pada penerbangan tsb dari mulai makanan pembuka sampai makanan penutup. Sampai-2 makanan kecil atau snack yang tidak termakan , kami bawa pulang saja daripada terbuang … yaa norak dikit gpp lah….. begitupun saat penerbangan dubai-medinah yang hanya memakan waktu 2 jam, tetapi makanan yang diberikan sangat banyak.

sepertinya kami tidak salah pilih lah memakai penerbangan ini, walaupun waktu tempuh menjadi lebih panjang dibandingkan bila memakai penerbangan yang langsung  menuju Jeddah.

Kami tiba di bandara dubai sekitar jam 00.30 waktu dubai (perbedaan waktu dengan WIB sekitar 3 jam). Kami hanya mempunyai waktu 1.5 jam untuk melanjutkan penerbangan selanjutnya menuju medinah. Kami tiba di medinah sekitar jam 04.00 subuh waktu medinah (perbedaan waktu sekitar 4 jam dengan WIB). Setelah pemeriksaan imigrasi dan pengambilan bagasi, rombongan kami segera menuju bis yang sudah tersedia di pintu kedatangan,lengkap dengan seorang pemandu kami selama di medinah – mekkah. Kami akan segera menuju hotel. Di Medinah, rombongan kami menginap di hotel Gawharat al-Fayroz hotel yang berjarak kurang dari 200m dari mesjid nabawi. Meskipun bukan hotel bintang 5, tapi cukup bersih dan yang penting letaknya tidak jauh dari mesjid nabawi, sehingga sangat memudahkan rombongan kami, bila ingin pergi pulang ke  ke mesjid.

Tiba di hotel, kami berkumpul di lobbi untuk pembagian kunci kamar. Dari awal, saya dan suami sudah mengambil paket sekamar berdua, jadi tidak repot-2 lagi untuk mencari teman sekamar, yang saat itu rombongan kami sudah mulai mengenal satu dengan yang lain.

Tiba di kamar, kelelahan mulai terasa, tetapi adzan subuh sudah berkumandang dari mesjid nabawi memanggil  umatnya untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah sehingga amat sangat disayangkan bila melewatkan sholat hanya dikamar hotel saja.

Setelah bersih-2 secukupnya, kami segera bergegas keluar menuju mesjid. Beruntung suami saya sudah pernah melaksanakan ibadah haji, jadi sedikitnya ludfi masih hafal situasi madinah. Tidak lama berjalan, mesjid nabawi sudah terlihat di depan mata. Subhanallah… akhirnya saya bisa sholat di mesjid terindah ini. Dada terasa sesak menahan rasa yang tiba-tiba berhamburan, airmata pun menetes. Sujud syukur atas segala nikmat ini, Ya Allah…..

Puluhan ribu umat segera masuk ke mesjid. Karena pintu masuk untuk perempuan dan laki-laki terpisah, saya dan suami segera menentukan tempat dimana kami akan bertemu kembali setelah sholat usai. Sebisa mungkin kita harus hafal pintu masuk-keluar mesjid, karena mesjid nabawi ini sangat besar dengan pintu-pintu yang nyaris sama bentuknya. Paling tidak, hafalkan tempat atau tanda termudah dimana kita bisa bertemu dengan suami/istri atau rombongan kita

Didalam mesjid pun, saya masih terkagum-kagum dengan segala keindahan interior mesjid. Semua terlihat indah dan sempurna.

Ini adalah sholat pertama saya di tanah suci. pengalaman yang paling indah. Semua orang, tiada berbeda didalam mesjid ini, tidak ada yang kaya ataupun miskin, bersama-sama sujud kepada Allah yang maha pencipta. Indah, damai….

Usai sholat, saya minum air zam zam, yang banyak tersedia di dalam mesjid. rasanya segar, cukup untuk mengusir segala lelah selama menempuh perjalanan panjang. Keluar mesjid saya menunggu ludfi untuk kembali bersama-sama ke hotel. Makan pagi pun sudah tersedia. Usai makan kami ke kamar untuk beristirahat. Hari ini semua rombongan beristirahat dan mempersiapkan tenaga untuk kegiatan esok hari nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s